Episode: Si “AK” sang MBA

Ini terjadi sekitar tahun 2002, aku mengenal dia di IRC, aku kurang begitu hafal nicknya saat itu, yang jelas dia adalah lulusan MBA dari sebuah Univ di daratan Eropa. Usianya saat itu berbeda lebih tua 5 tahun dengan aku, dan bekerja di sebuah institusi keuangan international ternama di Jakarta.

Seperti biasa cuma sekedar bicara ringan dalam sebuah obrolan di IRC, tapi dengan berjalannya waktu semakin lama aku dan AK terpancing oleh birahi disaat kita membicarakan tentang oral sex.  Begitu menggoda cara dia menterjemahkan imajinasinya dalam mengulum, menghisap batang penis pria, uhh..aku jadi ereksi sepanjang chat dengan AK.

Hampir 1.5 bulan perkenalanku dengan AK hanya sekedar berbicara, sampai akhirnya dia bertanya kepadaku, “cing, ketemuan mau tidak”?, sudah lama kita chat dan ngobrol di telephone masa kamu tidak mau ketemuan sama aku sih cing:?’

Reflect, aku menjawab..”hmm..boleh kapan? Dimana jam berapa”? trus kita mau ngapain?. Dan dia menjawab dengan genit “ah,..kamu, ya ngobrol lha sambil minum kopi, trus kopinya di taro di penis kamu..terus aku emutin…aku pengen rasain sperma rasa kopi”. Jawabnya dengan nakal dan Liar.

Aku juga kebayang terus, jilatin air vagina kamu..AK” kataku..dengan tenang, tapi aku belum bisa karena banyak yang aku kerjakan dikantor sampai lusa, kalo kamu mau tidak malam kita ketemunya, aku mencoba menawar waktu untuknya.

Akhirnya, kesapakatan untuk saling bertemu lusanya hari kamis di Plaza Indonesia sepulang jam kantor pastinya. Aku datang dengan menggunakan taksi menuju Plaza Indonesia, dan dia pun demikian.

Kita bertemu disebuah café di dalam Plaza Indonesia, dia menggunakan baju biru ketat dengan belahan dada yang terbuka dan balutan jeans ketat, hmm…sintal bentuk badannya wajah khas jawa tengah dengan rambut hitam terurai ikal. Beberapa kali kita saling berpandangan hanya dengan saling senyum, lalu aku cairkan suasana dengan menanyakan, “kamu mau makan apa minum AK’? terserah kamu aja deh cing’? makan juga boleh. Eh cing kamu ternyata manis juga, “seloroh dia, aku tersenyum dan menjawab “manisan mana dengan puting kamu AK”?

Ahh..”nakal ih kamu dasar..nanti aku tidak mau kamu berenti lho, sama dadaku ini.”. Hmm..aku tersenyum sambil berfikir, “classic banget wajah nya, wangi dan sensual warna kulitnya, dengan tinggi 165cm. Sambil di iringin obrolan nakal, kami makan dan ngobrol tentang diri kita dan pekerjaan kita masing masing, sampai akhirnya dia bertanya lagi, “cing, kita mau kemana’? hmm..tidak tau kataku!” emang kamu tidak kemaleman pulang”!, Justru itu mumpung belum malam, kita jalan yuk’? kata AK mengajakku.

Aku berhenti sejenak, dan mengatakan, “hmm, aku kenyang nih, males kalo jalan, mending aku peluk kamu, AK mengerling manja , “kamu yakin cing, ada ide kita kemana?” Tanya nya. “Yakin lha !”emang kamu tidak ya?”, jawabku sekenanya.

Hmm..AK bergumam, “hmm..aku ragu dan sedikit takut,” kalo kita ML?” kamu mau tidak kalo Cuma jilatin vaginaku aja Cing?” aku paling suka soalnya.  Dan aku sudah lama tidak senggama, takut hamil terakhir dengan mantan pacarku 2 tahun lalu, “agak serius AK menjelaskan kepadaku”,

Takut hamil?’ kan tidak dikeluarin didalam!” ya, sudah kalo tidak mau senggama oral ok kok, jawabku tenang. AK memancarkan wajah ceria dan segera menggandeng aku, mencari BLUE BIRD. Sambil menunggu taksi dia menempelkan dadanya di punggungku, sambil mencium lenganku..”Cing, bener ya? Jangan dimasukin….aku takut beneran nih”, rengek AK manja. Aku belai dan aku tatap matanya”?  “sayang, kalo kamu tidak mau dimasukin ya tidak papa”, tidak berapa lama BLUE BIRD pun datang, AK tergesa menghampiri, sepertinya dia sudah tidak sabar untuk mendapatkan pengalaman sex dalam imajinasi yang selalu kita tuangkan dalam obrolan di IRC.

“Malam Pak, kita ke Menteng, jawab dia”..ke Hotel XXX., seperti kerbau dicucuk hidung aku nurut ditarik tarik tanganku menuju taksi, aku duduk disebelah dia, dan dia mulai menyenderkan kepalanya di lenganku..tangan kanan AK, diletakan di selangkanganku, dan dia berbisik “kok besar sih cing, “Ngaceng ya”? ukuran berapa kamu sayang”? dia berbsisik di telintidaku sambil disentuh kecil dengan bibirnya.

Aku menjawab “tidak besar kok sayang, kamu liat aja sendiri, muat tidak dimulut kamu nanti, dan dia mencubit aku” ih” kamu.

Tidak butuh 15 menit, aku dan AK sudah sampai di depan receiptionist hotel XXX, seperti sudah biasa sang receptionist langsung bertanya “ untuk yang 6 jam Cuma ada 1 kamar nih Mbak, Boleh jawab AK cepat, dengan aku membayar cash untuk tariff per 6 jam dan AK langsung menyambar kunci dan menggandeng aku menuju lift lantai 3.

Didepan pintu kamar hotel, sekali lagi AK melirik aku manja dan tersenyum kepadaku, “Kenapa?” Kok senyum tapi tegang sih tanyaku menyelidik. Tanpa menjawab dia  membuka kamar tersebut dan menyalakan lampu serta ac, Aku sendiri mengecek kamar mandinya, “hmm,..cukup bersih juga kataku dalam hati”, aku memang menyukai suasana dan kondisi bersih, tidak berapa lama aku dipeluk oleh AK dari belakang punggungku diciumi, dan selangkanganku diraba olehnya. Aku berbalik dan rebahan, di tepi tempat tidur yang “kurang begitu empuk”, Ehh..kamu tidak bersih bersih dulu AK?, hmm kamu tidak suka langsung aja cing?” Tanya nya. Tidak lha say, paling tidak jangan terlalu lembab kamunya, jawabku serius sambil duduk dan menyalakan sebatang rokok.

AK, beranjak dari tempat tidur, dan masuk ke kamar mandi, sambil menghisap sebatang rokok aku dengar gemericik air dia membersihkan diri. Ku hisap dalam dalam asap nikotin Marlboroku sambil menungu AK selesai, tidak berapa lama dia keluar dengan menggunakan BH dan Celana dalam saja.

Aku menilik sesaat lekuk tubuhnya, bersih dan memang dia berasal dari keluarga orang berada, dengan tinggal di bilangan Pondok Indah dan Alumni MBA dari University ternama di eropa pastinya AK sangat baik sekali merawat tubuhnya walau aroma dan aura wanita Jawanya masih sangat kental terasa di instinct kelaki lakianku. 

 AK mendekatiku, dan mengatakan sekali lagi, “Cing, jangan dimasukin ke vaginaku ya penis kamu.” Aku takut kamu kehilangan kontrol terus sperma kamu masuk deh di rahimku, lagi pula aku sudah lama Cing tidak senggama, mungkin nanti agak sakit di liang vaginaku”.

Aku tersenyum dan mengulum bibirnya dengan lembut, Ku pagut perlahan bibir nya yang agak tebal dan kuselusuri dengan lidahku. “ssstt..hmmphh…desahan AK yang kudengar, Bibirnya mulai ikut memainkan irama cinta dari kuluman bibirku, Lidah kami pun mulai saling meliuk liuk, saling bersentuhan…dan saling mendesak di rongga mulut masing masing. Nafas AK tersengal pelan disaat aku raba punggungnya aku selusuri jemariku dipermukaan punggungnya menyentuh tali BH nya sampai ke permukaan belahan dadanya. “uhh..cing..ehhmmph….hmmph,..sayang, AK mendesis manja di telingaku.

AK mendorong tubuhku ketempat tidur, dia mulai membuka satu persatu Kaos dalamku, dan celana dalamku, dia duduk menjempit pinggul aku, AK menundukan kepalanya dan mengatur posisi untuk bisa memagut bibirku lagi…Ah.cing..uh..Kontolmu..uh kegesek nih..uhh..” Aku dan AK terus saling mencari sensasi dengan lumatan yang liar..aku mulai menuruni lehernya..ku jilat perlahan..dan aku sapu pundaknya dengan lidahku……lalu turun didepan BHnya, aku tarik cup penutup nya dengan gigi ku, “Ahh..AK mencengkramku, dan menurunkan CUP BH nya, “kedua lingkaran hitam tampak didepanku dengan putting yang tidak begitu besar.

“Cing, isap..sayang ini untuk kamu..isap sayang..uh…dalam posisi yang masih diatas aku, AK menyodorkan kedua tetenya untuk aku kulum dan hisap. Lidahku menari nari melingkari permukaan lingkaran hitam tete wanita jawa ini, Kutekan tekan dengan hidungku..ku lahap perlahan dan kuhisap perlahan…”ih..kenyal walau agak lembek,..Kedua tanganku terus mengelus pinggul dan belahan pantat AK, sementara tangan AK memegang dan meremas kedua tetenya kearah mulutku..Aku semakin GILA karena aku sangat suka jika mengeksplore Tete Wanita. Segala teknik isapan, pagutan dan kelitikan kecil diputing AK membuat AK mengadahkan kepala dan memejamkan matanya. “ahhh..cing….aahh..ahh.AK menjerit dan mengigit bibir bawahnya.

Penisku dan Vaginanya saling bergesekan, AK mengatur gerakan itu, dengan sempurna dia terus menekan nekan permukaan vaginanya agak bisa terus bergesek dengan Penisku yang tegang dengan urat urat yang keluar. Ku biarkan AK terus mendominasi gerakan “rodeo” nya. Hingga akhrinya dia merebahkan diri disampingku…dan saatnya aku menjadi yang perkasa untuknya.

Kini aku menindih AK, wanita Jawa dengan tubuh Sintal, ukuran 36 C AK besar dan agak lembek, aku meremas sambil kutindih dan kupagut kembali leher menuju pundaknya..C..iiing..ahh..ssssst…ku naikan lidahku perlahan ke tetenya lagi dan kenyot liar..dan ku usap perutnya menurun menuju vagina, Uhh..halus..kulitnya, ku gigit mesra putingnya dan AK melonjak “ahhh..sayang…aaaahh”..

Tanganku terus menuju permukaan vagina AK, rambut rambut vagina yang sangat lebat terasa di ujung jemariku, sambil aku kenyot tete AK bergantian, jariku terus membelai manja bagian vaginya, dan AK secara spontan melebarkan kedua pahanya, sehingga jariku mulai menyentuh bibir bibir vaginanya yang ternyata sudah sangat basah…”ahh Cing..aku suka kenyotin terus…sayang” AK merengek manja untuk terus dan diremas tetenya. Tanganku tetap terinspirasi untuk memberikan sebuah sentuhan seni sex yang akan kuberikan kepadanya, Jemariku mendapati Clitorisnya yang mencuat kenyal.

Lembab, lendir yang aku rasakan disaat jari tengahku memutar dan menekan nekan clitorisnya, Uhh..lendir vagina AK sangat banyak dan sangat pekat dari yang aku tahu.  Pinggul AK meronta naik turun disaat clitorisnya sudah dalam kuluman bibirku, Ku julurkan lidahku…dipinggirnya clitorisnya Lendir itu terus mengalir terasa di ujung lidahku. Sambil Aku pilin putingnya aku pagut dan aku kulum putingnya..dengan tekanan kecil sambil memutar lidahku..terus membuat AK semakin…GILA dan mencengkram pundakku……”ahh gila..lidah kamu sayang..ahh..lidah kamu..cing..”? erangan AK semakin keras, mungkin kedengaran di lorong lobby hotel, tapi aku tidak peduli.  Ku senggamai Vagina AK dengan lidahku..kutusuk tusuk liang vaginanya dengan ujung lidahku, semakin..aku mendapatkan rasa LENDIR VAGINA yang begitu pekat dan lembabnya aroma Vagina wanita jawa ini, Bulu Vagina AK sangat menganggu disaat aku mencari cari bibir vagina dan clitorisnya untuk aku sentuh dengan lidahku…Ahh..sayang…”memek kamu, uh..enak airnya”…aku telan ya sayang, AK Cuma menggelinjang keatas..dan melengking..sssssstt…ssstt..Ciiiingg….”, aku tahu dia sudah orgasme yang pertama.

Nafasnya tersengal dan bola matanya keatas, aku terus merengkuh air vagina AK dengan sedotan lidahku..ku telan lendir lendir  itu dengan gairah cinta. AK menarikku, untuk memagut putingku. Kunaikan badanku sejajar agar putingku bisa bertemu dengan bibirnya, pinggulku pun berada ditengah Selangkanganya..tanpa terasa..kontolku yang keras dan melengkung menggesek gesek Vagina AK yang berlendir dan basah oleh liur..sangat licin sekali di batang penisku, AK semakin mengganas disaat ujung penisku kadang mulai menyentuh liang vaginanya, “Cing, jangan..ya..dia agak ragu tapi mau”..Sambil terus kuremas tetenya dan ku kulum telinganya, AK masih melumat putingku, dan tanpa terasa tiba tiba…Batang Penisku sudah terasa hangat dan masuk di liang vaginanya.

AK, menjerit dan menatapku..sambil kuterus lumat bibirnya ku genjot..penisku keluar masuk didalam vaginanya..ih..licin..banget, AK tak kuasa menahan tusukan penisku..sesekali dia menjerit disaat aku tekan dalam dalam ujung penisku menyentuh GSPOTnya..”ahh..ah..uhh…sayang..uhh..cepat sayang..uh mainin kontol kamu..uhh tekan..uh..” AK hanya bisa mendesih sambil berbisik, aku genjot..terus..Penisku di vagina dia yang menurutku tidak begitu enak karena terlalu banyak menghasilkan lendir, AK menjepit..dan mengerang…”’uhhhhhhhhh….” Orgasme kedua AK diiringin banyak lendir yang semakin membuat Gesekan Penisku tidak nyaman berada di Liang Vaginanya.

Sepertinya AK tahu aku tidak begitu nyaman..”sayang, tunggu aku lap dulu ya..Kamu tidak enak ya didalam memekku” kata dia mencoba membuatku nyaman. Iya sayang, jadi licin banget…”ih, padahal kontol kamu gede loh sayang, dibandingkan mantan pacarku dulu”, AK kembali mencoba menghibur aku sambil tangannya meraih handuk dan mengeringkan lendir lendir di dalam vaginanya.

Cing’..ih..mana kontolnya masukin  aku lagi dong,..udah keset nih, tanpa basa basi..aku telentangkan kedua pahanya dan kuarahkan penisku..Bless..uhh..nikmat denyut dinding vagina AK sudah terasa..gesekan gesekan vaginaya pun mulai membuat penisku sangat nyaman bermanuver di dalam vaginanya.  Ku mainkan gaya Tarik goyang 2 kali dan dorong mentok sekali…”ssstt..cing kamu apain sih..ihh cing..uhh.cing enak..terus..sayang,..ahh..ahh..a…..ku….ke…luaa.rr..” kegenjot terus dengan cepat menjelang orgasme ke 3 AK, “ahh uh..sayang, ih..aku Cuma bisa terus memacu pinggulku cepat..cepat dan semakin cepat.

Kedutan dari dalam vagina AK mulai terasa..uhh seiring dengan akan keluarnya spermaku…dan tiba tiba..AK melengking..kembali…””sssssshhhhhhhhhh….uuhhhhhhh cccciing..saaaa…yang..” mata terpejam..kedua alis matanya berkerut menikmati orgasme.nya, Penisku mulai berkedut kedut juga…ku pacu terus..penisku keluar masuk..dan kucabut…dari vaginanya, creett….creeet semprotan spermaku keluar dan membasahi perut..AK, beberapa kali AK..merasakan hangatnya semprotan itu..dan semprotan spermaku yang terakhir..AK merubah posisinya untuk nungging mengarahkan mulutnya ke penisku yang masih tegang dan basah oleh sperma dan lendir vaginya, “aku bersihin ya sayang” kata AK, disedotnya…sisa spermaku, dan ditelan..”Cing, spermamu gurih..aku suka, udah lama aku tidak nelan sperma” Uh..sayang, sambil aku belai..rambutnya dan kunikmati sepongan mulutnya dia, hingga spermaku bersih dan aku terbaring disampingnya.

Singkat cerita aku dan AK tidak pernah bertemu lagi setelah melakukan SEX, Aku ditugaskan diluar kota cukup lama dan AK telah pindah ke perusahaan lain.  Petualangan dengan AK akan ku kenang, seorang wanita jawa bergelar MBA, dengan vagina yang mudah basah dan berlendir cukup merisaukan, dan juga menyukai menelan sperma disaat end of climax.

Keterangan:

Name Categori A Etnis Age get from
 AK   Jawa mature Internet

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Calendar

    • February 2008
      M T W T F S S
           
       123
      45678910
      11121314151617
      18192021222324
      2526272829  
  • Search